Sulit Menabung? Mulailah Berpikir Seperti Kapal dan Nahkoda
Sulit Menabung? Mulailah Berpikir Seperti Kapal dan
Nahkoda
Mungkin kita sudah pernah diajarkan
untung menabung sejak kecil. Mulai dari menyisihkan saku sampai menabung uang
koin sisa kembalian belanja orang tua yang dimasukkan ke dalam celengan
berbentung hewan nan lucu.Tetapi semakin lama kita belajar untuk menabung,
bukannya semakin piawai, malah menabung terasa semakin sulit dilakukan. Kebutuhan
terus meningkat, dan pertukaran informasi yang begitu mudah saat ini turut
menyumbang kans karena mengizinkan kita melihat banyaknya barang yang
ditawarkan. Lalu apa solusinya? Jawabnya: berpikirlah seolah uang adalah kapal
dan kita adalah nahkodanya!
Berpikir seperti kapal dan nahkoda berarti
sadar bahwa uang hanyalah alat. Alat yang bisa membawa kita kemanapun kita mau,
tetapi tidak ada yang bisa menggantikan kita sebagai pengemudinya. Kebanyakan
orang hanya merubah barang apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka
pikirkan saat melihat suatu barang. Bijaklah untuk tidak membeli sesuatu hanya
karena ingin terlihat lebih daripada orang yang bahkan tidak kita kenal. Pada
akhirnya uang akan lebih indah dilihat di buku tabungan daripada di telapak
kaki, bukan?
Kita juga harus sadar bahwa bahkan
lubang kecil pun sanggup menenggelamkan sebuah kapal. Selalu perhatikan ke mana
uang kita dibelanjakan, bahkan hingga yang terkecil. Inilah pentingnya anggaran
belanja. Kita harus tahu mau diapakan uang kita, bukan ke mana hilangnya uang
kita. Pastikan lebih kuat jangkar
daripada arus agar tabungan kita aman.
Saya
tidak akan berkata bahwa konsisten menabung itu mudah, namun menjadi nahkoda dari
kapal yang kita bangun sendiri sepatutnya menjadikan kita lebih bertanggung
jawab dan disiplin dalam mengelolanya. Kitalah nahkodanya, pastikan kapal tidak
keluar lajur sehingga dapat mencapai tujuan. Selamat menabung!
#LombaLPS #AyoMenabung
#LombaLPS #AyoMenabung

Komentar
Posting Komentar